Hari Pertama, BPBD Kuningan Kerahkan Tim Lakukan Pencarian Korban Diduga Hanyut di Sungai Cisanggarung

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Nurul Ikhsan

Kuninganpos.com, Maleber – Tim gabungan dibawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan untuk pencarian korban bapak Sarka (73 tahun) yang diduga hanyut terbawa arus banjir sungai Cisanggarung terus dilakukan.

Sebelumnya, korban bapak Sarka dilaporkan oleh pihak keluarga hilang dan belum kembali ke rumah sejak berangkat pagi ke sawah sekitar pukul 07.30 Wib, Rabu (23/2/2023) pagi. Korban diduga menyebrangi sungai yang tengah meluap dan hanyut terbawa arus.

BACA JUGA : Warga Desa Galaherang Maleber Diduga Hilang Terbawa Arus Sungai Cisanggarung

Proses pencarian mulai dilakukan sekitar pukul 16.15 Wib dengan menurunkan tim dari BPBD Kabupaten Kuningan, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, personil dari Polsek dan Koramil Lebakwangi, personil dari Pemdes Galaherang yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Heriyana, dan dibantu oleh masyarakat.

Menurunkan tiga perahu karet dan peralatan pendukung pencarian, tim menyisir sepanjang aliran sungai Cisanggarung ke arah timur. Sungai Cisanggarung sendiri dalam kondisi berbelok-belok. Setiap lokasi yang berpotensi korban tersangkut saat terbawa arus air sungai diperiksa dengan teliti. Pencarian pun harus terhenti sekitar pukul 17.45 di lokasi wilayah Mayung, Desa Dukuh Picung, Kecamatan Luragung.

BACA JUGA : Camat Maleber Akan Maksimalkan Pencarian Korban yang Hanyut di Sungai Cisanggarung

Sepanjang proses pencarian mendapat pendampingan langsung oleh Camat Maleber Agung Gumelar, Kapolsek Lebakwang AKP Ayi Sujana, personil dari Koramil dan Kepala Desa Galaherang Tata Subrata.  

Mengingat sudah menjelang maghrib, tim memutuskan untuk menghentikan sementara proses pencarian, dan akan dilanjutkan esok hari sekitar pukul 08.00 Wib dengan tambahan tim dari Basarnas Cirebon dan tambahan bantuan relawan tanggap kebencanaan.

BACA JUGA : Tingginya Curah Hujan, Sungai Cisanggarung Sering Meluap

Staf BPBD Kuningan, M. Sofyan saat wawancara dengan Kuninganpos.com. FOTO: Kuninganpos.com/Jamaludin Al Afghani.

Staf BPBD Kabupaten Kuningan M. Sofyan mengatakan, pihaknya menerima informasi dari Kantor Kecamatan Maleber dan dari Pemdes Galaherang bahwa ada warga dari Desa Galaherang yang diduga hanyut terbawa arus sungai Cisanggarung. Selanjutnya BPBD Kabupaten Kuningan merespon cepat informasi yang diterima dengan melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Desa Galaherang, Camat Maleber, Kapolsek dan Danramil di Balai Desa Galaherang.

“Kami merespon cepat informasi yang kami terima terkait adanya musibah warga yang diduga hanyut terbawa arus sungai Cisanggarung atas nama Bapak Sarka warga Desa Galaherang. BPBD Kuningan sebagai dinas teknis langsung menurunkan sebagian tim sore ini dan sudah ada dilokasi di titik awal lokasi kejadian. Kita masih belum menyatakan hilang, tetapi masih dugaan sementara (korban) hanyut,” kata Sofyan.

Dikatakan Sofyan, pihaknya memastikan tim akan terus fokus melakukan pencarian dengan menyiapkan personil, dan melakukan komunikasi dengan Basarnas Pos SAR Wilayah III Cirebon di Palimanan, Kabupaten Cirebon.

“Sementara ini (hari pertama) kita laksanakan proses pencarian oleh personil dari BPBD, Dinas Pemadam kebakaran, lembaga TNI dan Polri, Pemdes Galaherang, dan dibantu masyarakat,” terang Sofyan.

Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan petugas penjaga pintu air sungai Cisanggarung di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan untuk membantu evakuasi.

By Nurul Ikhsan

Kang Ikhsan, biasa kolega pria kelahiran Kuningan ini dipanggil. Masa remajanya dihabiskan di Kota Cirebon saat ia menempuh pendidikan SMA di kota udang. Sekolah SD dan SMP diselesaikan di Kuningan. Saat SMA, pria humoris dan bageur ini sudah menyukai dunia tulis menulis. Di sekolahnya Kang Ikhsan aktif dalam club menulis dan mengelola majalah dinding (mading). Kecintaan dengan dunia Jurnalistik ia lanjutkan saat kuliah di Jakarta dengan aktif di pers kampus sebagai pemimpin redaksi tabloid kampus pada tahun 1997. Ia juga mendirikan Lembaga Pers Mahasiswa dan Radio Kampus (LEMAPKA) yang anggotanya adalah Organisasi Pers Kampus se Jabodetabek. Pendirian LEMAPKA menurutnya sebagai organ perjuangan untuk mendukung gerakan mahasiswa saat menumbangkan rezim orde baru, hingga kejatuhannya Presiden Suharto. Ia juga aktif di organ gerakan mahasiswa yang tergabung di Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se DKI Jakarta (FKMSJ). Beberapa kali mendapat penugasan sebagai jenderal lapangan (Jenlap) memimpin ribuan mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan menyuarakan gerakan reformasi hingga menduduki Gedung DPR RI. Tak jarang ia menjadi buruan intel dan berurusan dengan Intelpam Polda Metro Jaya karena seringnya memimpin gerakan aksi demonstrasi mahasiswa secara besar-besaran. Sejak masih mahasiswa, Kang Ikhsan bekerja di beberapa media cetak nasional. Selepas menyelesaikan kuliah, Kang Ikhsan masih bekerja aktif di beberapa media nasional koran, majalah dan radio di Jakarta. 20 tahun ia masih mencintai dan aktif menekuni profesi jurnalisnya hingga saat ini memimpin redakasi di Kantor Berita Kuningan (KBK) yang menaungi Kuninganpos.com, Kuninganhits.com, Fajarkuningan.com, Kuningantoday.com, dan KBK Kelas Jurnalistik, serta beberapa media online nasional lainnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Menarik Lainnya