Pewarta : Agus Maulani | Editor : Nurul Ikhsan
Kuninganpos.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa dan Bali kembali diperpanjang pemerintah pusat. Dimana dalam Inmendagri Nomor 01 Tahun 2022 disebutkan Kabupaten Kuningan masuk PPKM Level 2.
Sebelumnya, Kabupaten Kuningan masuk dalam PPKM level 1. Berubahnya status ke PPKM Level 2 ini karena adanya kasus Covid-19 yang menimpa 484 warga di Kabupaten Kuningan.
Hal ini diungkapkan, Juru Bicara Satgas Covid-19 yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan, Indra Bayu. Ia mengatakan, untuk hari ini ada penambahan kasus lebih kurang 159 orang yang terkonfirmasi positif Covid.

“Kita juga tentu ini merupakan hasil rekapan secara global, kalau per desa atau kecamatan tentu harus diliat lagi termasuk dari pengelompokan usia juga akan kami rekap yang pasti ada diantaranya usia pelajar, dewasa hingga paruhbaya,” ujar Indra Bayu, Rabu (16/2/2022).
Indra menjelaskan, orang yang terpapar Covid tidak bisa ditentukan baik yang sudah divaksin atau pun belum. Hanya saja, bagi orang yang sudah dilakukan vaksinasi tingkat terpaparnya ringan.
“Tetapi memang tenaga kesehatan juga ada yang sudah di vaksin booster, tetap terpapar. Hanya gejalanya ringan, jadi probabilitas nya berkurang,” kata Indra.
Dari peta sebaran secara global, lanjut Indra, daerah yang tinggi penyebaran Covidnya ada di kawasan perkotaan, Cigugur, Jalaksana dan Cilimus. Hasilnya juga setiap hari selalu di up terus ke publik.
“Jadi publik tau dimana saja yang potensi penyebaran Covid-nya sangat tinggi, upaya kami tentu menyesuaikan dengan arahan Satgas Pusat dan Provinsi. Secara kaidah di Inmendagri sendiri terdapat banyak kelonggaran,” ujarnya.
Keterisian tempat tidur, Indra menyebutkan, masih diangka aman karena kurang dari 20 persen. Kebutuhan berupa obat-obatan, vaksinasi dan pembagian masker terus dilakukan.
“Penyemprotan disinfektan juga terus kami lakukan, tidak hanya dilakukan tim satgas kabupaten saja. Sekarang satgas kecamatan dan desa juga terus melakukan penyemprotan disinfektan,” katanya.